FINIA.CO.ID | WE IS THE NEXT INSPIRATION FOR INDONESIA

WELCOME IN A NEW MEDIA ONLINE IN DOMAIN WWW.FINIA.CO.ID FINIA.CO.ID | WE IS THE NEXT INSPIRATION FOR INDONESIA

Senin, 14 Juli 2014

Kareta Karaton Ngayogyakarta

Posted By: Brian Aryanto - 00.02
Museum Kareta Karaton Ngayogyakarta

Kereta Kyai Jolo Doro


Kereta Kyai Roto Biru


Kereta Kyai Rejo Pawoko


Kereta Landower


Kereta Premili


Kereta Kus No:10


Kereta Kapulitin

Kereta Kyai Kutha Kaharjo


Kereta Kus Gading



Kereta Kyai Puspoko Manik



Kereta Kyai Mondro Juwolo



Kereta Kanjeng Nyai Jimad



Kereta Kyai Manik Retno


Kereta Kyai Garudo Yeksa




Kereta Kyai Wimono Putro




Kereta Kyai Harsunaba


Kereta Kyai Jetayu



Rabu, 21 Mei 2014

Gultik atau Gulai Tikungan

Posted By: Brian Aryanto - 08.42
Jelajah Wisata Kuliner Jakarta, Gultik, Gulai sapi dengan kuah santan yang tidak begitu kental dan rasanya yang lezat disiramkan diatas sepiring nasi, ditambah taburan bawang goreng, kecap, dan kerupuk, Jika anda menyukai rasa pedas, Anda bisa meminta sambal pada pedagangnya. Rasanya memang sederhana namun tetap mempunyai rasa yang khas dan bikin kangen, sehingga rasa gurih gulai dipadu dengan manisnya kecap dan pedasnya sambal cukup untuk membuat anda ketagihan. Gulai ini termasuk jajanan kaki lima akan tetapi dengan rasa yang tidak kala hebat dengan masakan restoran, mungkin karena resep dan keahlian yang sudah ter asah lama

ada beberapa penjual gultik dan mereka mempunyai ciri khas masing-masing, mulai dari cita rasa atau tempatnya dan yang jelas penjualnya juga berbeda beda. Beberapa pengunjung setia memiliki abang-abang favorit untuk menjadi langganan menikmati Gulai diseputaran bundaran mahakam ini.

Kok Namanya Gultik?
Setau saya, nama Gultik berasal dari singkatan Gulai tikungan, karena para abang abang penjual gultik banyak yang berjualan disekitar tikungan atau bundaran Jalan Mahakam - Bulungan, Jakarta Selatan. Gultik biasanya diplesetin gulai tikus sih xixixixi tapi sebenarnya ya gulai sapi.

Berapa Harganya?
Untuk harga saat ini masih Rp 8.000 perporsi, harganya murah meriah tapi rasanya oke punya

Buka Jam Berapa?
Buka mulai jam 4 sore sampai jam 3 malam, tapi tergantung stok gulainya sih, terkadang sampai dengan jam 5 masih ada yang buka

Alamatnya dimana?
Seputar Bundaran Jalan Mahakam - Bulungan, Jakarta 12130, Indonesia, Jakarta Selatan, Jakarta Capital Region
dekat Blok M Plaza dan Ayam bakar Gantari

Suasananya?

Aku kira enak banget, ya gak ada salahnya kalo pingin jelajah wisata kuliner atau kongkow-kongkow untuk mampir di sini. Harganya murah, makanannya enak, dan tempatnya cukup nyaman dan semi terbuka sih tapi oke kok, bahkan banyak kalo malam para langganan yang menggunakan mobil maupun motor pada berdatangan, karena parkirannya juga luas, untuk parkirannya kurang lebih bayar Rp 2000 rupiah.

Para blogger, traveller atau siapaun itu, bahkan mas Bedul atau mas Panjul kalo ingin datang mencoba Gultik alias gulai tikungan silahkan datang lo ke alamat tersebut, dan dijamin ketagihan

Selasa, 22 April 2014

Museum Satria Mandala

Posted By: Brian Aryanto - 06.19
Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, itulah kalimat yang sepertinya sangat cocok sebagai lencana untuk di sematkan di depan museum-museum Indonesia, salah satunya adalah museum Satria Mandala, yaitu museum yang menyimpan berbagai saksi bisu deretan sejarah Nusantara Indonesia, serta menggambarkan kiprah sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam rangka merebut dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)dalam waktu yang cukup panjang dengan pengorbanan jiwa dan raga maupun harta benda yang tak ternilai harganya. Cerita dan gambaran Perjuangan bangsa Indonesia dengan kiprah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai intinya, berjuang secara bahu membahu dalam peta perjalanan bangsa Indonesia. 

Di dalam sejarah, TNI mempunyai peran penting dalam meningkatkan semangat juang dan semangat memperkuat jati diri bangsa serta semangat mempertahankan sendi-sendi serta urat nadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. sebagai garda terdepan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, TNI mempunyai sejarah dan latar belakang yang panjang, yang semua itu bisa dituturkan dan digambarkan melalui Museum-museum, monumen, dan bait-bait tulisan sejarah yang hanya segelintir dibandingkan keadaan yang sebenarnya pada waktu masa lalu.

Museum-museum, monumen, dan perpustakaan, menyajikan peninggalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan melalui 
diorama-diorama, peninggalan sejarah dan ribuan saksi bisunya yang menggambarkan tentang kejayaan Nusantara dan cita-cita mempersatukan bangsa tersaji di Museum Keprajuritan Indonesia ini. 

Museum Satria Mandala terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto no.14, Jakarta Selatan. Gedung museum ini sebelumnya dikenal sebagai Wisma Yaso yaitu tempat kediaman Ratna Sari Dewi Soekarno dan tempat Bung Karno disemayamkan sebelum dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

Di museum ini tersimpan berbagai benda sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari tahun 1945 sampai sekarang, seperti aneka senjata berat maupun ringan, peluru dari berbagai jenis ukuran, atribut ketentaraan, panji-panji dan lambang-lambang di lingkungan TNI, kendaraan perang seperti tank dan panser, berbagai jenis pesawat terbang yang masih tampak kewibawaannya pada masa lalu. Satu diantaranya adalah pesawat Cureng yang pernah diterbangkan oleh Agustinus Adisutjipto serta tandu yang dipergunakan Panglima Besar Jenderal Sudriman saat bergerilya melawan penjajah yang konon tandu ini diperkirakan telah menempuh jarak lebih dari 1.000 km.

Di dalam museum terdapat 74 diorama yang menggambarkan peranan TNI dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Satu diantaranya adalah diorama yang menggambarkan tentang Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Masih dalam kompleks Museum Satriamandala terdapat Gedung Waspada Purbawisesa menyajikan diorama yang menggambarkan perjuangan TNI bersama-sama rakyat menumpas gerombolan separatis pada tahun 60-an. Selain diorama, dipamerkan pula dokumen, peta operasi, dan benda-benda relik lainnya. 















Alamat:

MUSEUM SATRIAMANDALA
Jl. Gatot Subroto Kav.14 Jakarta Selatan 12710 Telp. 021-522 7946

Tiket: Rp 2.500


Sebagai Penutup Pidato Jendral Soedirman 
Sebagai Berikut

Senin, 14 April 2014

Gerakan Sejuta Data Budaya

Posted By: Brian Aryanto - 06.23


PRE-EVENT
GERAKAN SEJUTA DATA BUDAYA
Gerakan Sejuta Data Budaya (GSDB) adalah sebuah inisiatif untuk mengumpulkan kekayaan data budaya Indonesia yang terdiri dari 14 sektor untuk dibuatkan perpustakaan digital budaya Indonesia. Data yang telah dikumpulkan akan didaftarkan ke World Intellectual Property Organization (WIPO) sebagai bentuk perlindungan budaya dari klaim, serta untuk kepentingan penelitian selanjutnya. Selain itu, upaya ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi kreatif Indonesia yang diperkirakan dapat mencapai 300 triliun rupiah (hasil simulasi kasar). Selain melibatkan Komunitas Sobat Budaya di berbagai daerah, GSDB juga akan mengajak partisipasi publik secara umum melalui aplikasi crowdsourcing di smartphones serta melalui berbagai kampanye media. Pre-event Gerakan Sejuta Data Budaya adalah bentuk kegiatan memperkenalkan tentang Gerakan Sejuta Data Budaya, Sobat budaya dan applikasi info budaya tidak hanya disana saja, kita bisa saling sharing tentang budaya Indonesia bersama beberapa narasumber, melihat kesenian tari cipta Indonesia, dan beberapa workshop lainnya

All About Gerakan Sejuta Data Budaya

Twitter : @sobatbudaya , @infobudaya
Website : www.budaya-indonesia.org
www.sejutadatabudaya.com
CP : 085795999875 (laras)

Kegiatan ini akan dilaksanakan :
Tempat : Galeri Indonesia Kaya Grand Indonesia, Grand Indonesia, West Mall lt.8 � Jakarta
Hari : Kamis, 24 April 2014
Waktu : 18:00 � 21:00
Dress Code : Batik


Selasa, 25 Maret 2014

Curug Seribu

Posted By: Brian Aryanto - 03.51
Curug, atau dalam bahasa indonesia yang berarti air terjun. Curug Seribu atau Air Terjun Seribu ini memiliki ketinggian air kurang lebih 100 meter dengan curahan air yang besar. Sumber air curug berasal dari Gunung Salak dan mengalir mengikuti arah Sungai Cikuluwung, Curug Seribu adalah air terjun terbesar di Taman Nasional Gunung Salak. Sempat berbincang-bincang dengan warga sekitar, dinamakan Curug Seribu dikarenakan dinding-dinding batu air terjun utama juga dikellingi air terjun-air terjun kecil atau kalau dilihat seperti tetesan-tetesan air yang mengalir dan jumlahnya sangat banyak, apalagi saat musim penghujan, sehingga pantas dinamakan Air Terjun Seribu, Air Terjun Seribu termasuk dalam Kawasan Wisata Gunung Salak Endah dan di bawah naaungan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.  

Lokasi

Terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, PropinsiJawa Barat. Peta dan Koordinat GPS: 6� 42' 24.77" S  106� 40' 58.62" E 

Aksesbilitas

Kurang lebih berjarak 38 km dari kota Bogor hingga Pintu Gerbang Kawasan Wisata Gunung Salak Endah dan dari pintu gerbang ini berjarak lebih kurang 3 km hingga tiba di pintu masuk Curug Seribu, sebelum masuk anda bisa beristirahan diwarung sekitar pintu masuk atau yang menggunakan mobil bisa parkir disini, tepatnya disamping jembatan gantung yang hanya bisa dilalui dua orang secara bersamaan.  Dari jembatan gantung ini dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sekitar 1 km menuju lokasi Curug Seribu.  Kondisi jalan ke lokasi ini naik turun, curam dan licin dengan waktu tempuh relatif berbeda.
Bila anda menempuhnya dengan berlari-lari sedang, kurang lebih yang dibutuhkan sekitar 30 menit, bila anda menempuhnya dengan berjalan normal kira-kira dibutuhkan 1 jam untuk mencapai ke lokasi Curug Seribu. saran saya, sebaiknya dalam perjalanan dibuat sesantai-santainya sehingga tidak perlu memaksakan otot-otot tubuh, toh takkan lari curug seribu dikejar, tapi karena rasa penasaran yang selalu berkobar untuk secepatnya melihat Curug Seribu membuat gerak kaki semakin cepat, sehingga waktu kembali pulang, energi sudah terkuras habis, belum lagi ketika dialiran sungai Curug Seribu anda khilaf dengan kejernian dan kesegaran airnya sehingga tak kuasa membuat anda berbasah-basah ria didalam air dan bermain-main hingga kelelahan.

Fasilitas

Di obyek wisata ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung antara lain MCK, camping ground,shelter,dan warung makan.




Selain Curug Seribu masih ada curug-curug lain di kawasan ini. Semua curug tersebut terletak dekat dengan jalan raya sehingga mudah dijangkau.



Dan ingat, jangan buang sampah sembarangan.

Copyright © 2013 FINIA.CO.ID™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.